"eh, hari ini tanggalnya cantik!!!"
hmmm...harapan saya sih tanggalnya mirip Raline shah, tapi ternyata tetap berbentuk angka berwarna hitam legam tanpa ada lipstik atau bedak yang menempel.
Ah sudahlah, daripada saya berharap banyak dengan tanggal cantik yang ternyata cuma PHP sama ekspektasi saya, ternyata hari ini memang rasanya merupakan salah satu hari keberuntungan saya. Kenapa beruntung? jadi menurut pakar Luckynology, rumusnya begini: keberuntungan itu identik dengan mendapat rejeki, rejeki itu salah satunya berupa materi, dan ketika mendapat rejeki berupa materi itu jadi keberuntungan buat saya, artinya saya lagi kere! begitulah. :|
Kondisi seperti ini membuat saya teringat waktu kuliah, saat uang jatah bulanan sudah menipis, apa yang saya lakukan? Kampus, kos, tidur, makan waktu 'brunch', beli air galon, kalo laper lagi minum air galon, tidur lagi, atau main game biar amnesia sesaat sama laper. Ya mau diapa lagi, lha wong memang jatah dari orang tua pas untuk makan sebulan tanpa menghitung biaya lain-lain untuk hal-hal yang berhubungan sama kampus. Tapi syukurnya saya sedikit pintar, sedikit banget. Dulu saya suka ikut kegiatan BEM kampus. Karena kegiatan BEM banyak, jadi suka ada rapat dan sesuai dengan harapan yang paling dalam...ada snack waktu rapat. Itu rejeki bro!
Lha kalo sekarang? kan udah kerja? masak iya, masih kepepet sama jatah bulanan?
Ya gitu emang. Ngga tau ya, saya juga bingung...kok bisa gitu.
Tapi yang namanya rejeki itu memang kemana-mana. Serius! Saya diem aja, rejeki nyamperin sendiri. Ada temen di lantai 1 naik ke ruangan saya, ngobrol..eh temen nraktir makan, kurang ganteng apa cobak? Heheheeemang, Tuhan itu tau hambaNya yang masih kurus ini. :D
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Selesai makan, lanjutin kerjaan lagi. Kerjaan 'khusus' dari manajer ke saya buat bikin paper sama bahan presentasi. Udah ngerjain ini 3 bulan. Lha..kok lama? iya, soalnya ngerjain di lapangan dulu baru bikin laporan sama papernya. Jadi selama beberapa bulan kemarin 'hardwarenya' sama sekalian buat evidence-nya, nah sekarang tinggal buat papernya aja.
"kriiiiing...." bunyi telepon.
"halo..." Mba aini mengangkat telepon.
"........"
"abe dipanggil manajer" ucap mba aini.
"Jangkriiiiik!!! dipanggil manajer, belum selesai lagi tugas-tugasnya" seketika mata berkunang-kunang, udah laper lagi. :|
Saya naik ke ruangan manajer, dan akhirnya..
"abe...ini, ayo...makan dulu" ucap manajer.
"speechless..."
"termenung"
bener-bener pengen nangis, karena susah nolak kalo ditawarin makan gratis gini.
fyuf....
Dunia terasa begitu indah, sama seperti hari ini, tanggal 11-12-13. Cantik kan tanggalnya? :p
Rabu, 11 Desember 2013
Selasa, 10 Desember 2013
Ah, akhirnya punya (lagi).
Ada yang menggelitik dikepala ketika dulu suka senyum sendiri didepan layar laptop yang memendarkan balik roman muka saya yang kebetulan dulu sempat ganteng dan akhirnya bertahan sampai sekarang. Ada perasaan yang campur aduk seperti sinetron ketika dulu senyum sendiri ketika mendengar alunan musik keyboard laptop yang ternyata tertekan oleh jari-jari yang mirip jari cewek.
itu cerita dulu...
cerita yang sekarang mungkin akan berbeda, mungkin juga akan sama. Untungnya saya ngga mau mikir berat masalah itu, saya hanya pengen ngeblog lagi, nulis lagi, yang ternyata saya sadar bahwa nama blog yang baru mengandung unsur SARA buat saya sendiri. Tak apalah...toh cuma judulnya yang botak...saya nya hampir. :D
Dan entah kenapa tercetak kosakata suami di judulnya, padahal itu kata orang (berkelamin laki-laki) bisa menurunkan prestise laki-laki di mata cewek tapi untungnya itu tidak berlaku buat saya walaupun sebenarnya saya tidak punya prestise dimata cowok, apalagi cewek.
Beberapa waktu saya mencoba meluangkan waktu untuk bisa nulis blog secara intens walaupun hanya satu semester sekali tapi ternyata memang bukan jodohnya. Blog lama di yanuardhiabe.com sudah berubah dan memiliki kekasih yang baru. saya hanya bisa mendoakan semoga menjadi pasangan yang cocok buat yanuardhiabe.com dan yang menggunakannya.
Yang membuat saya heran, sampai sekarang blog itu membuat saya terharu, benar-benar terharu karena selalu menampilkan tulisan yang tidak bisa saya membacanya. Sepemahaman saya, dia mengungkapkan rasa terimakasih banyak kepada saya karena sudah sempat mengurusnya selama beberapa tahun. Itu pemahaman pribadi saya sendiri dan jangan ditiru. Arti sesungguhnya tulisan di blog itu, saya tidak tahu sejujurnya.
Sebenarnya saya tidak ingin bernostalgia dengan blog, katanya kalo nostalgia bikin ngga bisa move on, pun nanti hanya bertahan sebentar. Kaaatanyaaa. Saya cuma pengen menjalin hubungan baru yang dipenuhi rasa penuh cinta antara saya dan istri saya. Blog? semoga blog tidak menjadi orang ke tiga dalam hidup saya. amin.
itu cerita dulu...
cerita yang sekarang mungkin akan berbeda, mungkin juga akan sama. Untungnya saya ngga mau mikir berat masalah itu, saya hanya pengen ngeblog lagi, nulis lagi, yang ternyata saya sadar bahwa nama blog yang baru mengandung unsur SARA buat saya sendiri. Tak apalah...toh cuma judulnya yang botak...saya nya hampir. :D
Dan entah kenapa tercetak kosakata suami di judulnya, padahal itu kata orang (berkelamin laki-laki) bisa menurunkan prestise laki-laki di mata cewek tapi untungnya itu tidak berlaku buat saya walaupun sebenarnya saya tidak punya prestise dimata cowok, apalagi cewek.
Beberapa waktu saya mencoba meluangkan waktu untuk bisa nulis blog secara intens walaupun hanya satu semester sekali tapi ternyata memang bukan jodohnya. Blog lama di yanuardhiabe.com sudah berubah dan memiliki kekasih yang baru. saya hanya bisa mendoakan semoga menjadi pasangan yang cocok buat yanuardhiabe.com dan yang menggunakannya.
Yang membuat saya heran, sampai sekarang blog itu membuat saya terharu, benar-benar terharu karena selalu menampilkan tulisan yang tidak bisa saya membacanya. Sepemahaman saya, dia mengungkapkan rasa terimakasih banyak kepada saya karena sudah sempat mengurusnya selama beberapa tahun. Itu pemahaman pribadi saya sendiri dan jangan ditiru. Arti sesungguhnya tulisan di blog itu, saya tidak tahu sejujurnya.
fotonya ngambil dari sini
Sebenarnya saya tidak ingin bernostalgia dengan blog, katanya kalo nostalgia bikin ngga bisa move on, pun nanti hanya bertahan sebentar. Kaaatanyaaa. Saya cuma pengen menjalin hubungan baru yang dipenuhi rasa penuh cinta antara saya dan istri saya. Blog? semoga blog tidak menjadi orang ke tiga dalam hidup saya. amin.
Langganan:
Postingan (Atom)